PARIS…
Pusat
ibu kota peradaban di Eropa. Merupakan salah satu kota yang paling indah di
dunia. Banyak orang menyebutnya sebagai kota romantis. Selain itu, Paris
menjadi pusat bisnis dan budaya terdepan di dunia, dan campuran politik,
pendidikan, hiburan, media, fashion, sains dan seni semuanya membantu statusnya
sebagai salah satu kota global terbesar di dunia dan merupakan salah satu
wilayah metropolitan terpadat di Eropa… Wiiihhhh… *kalo di Indonesia mah
Jakarta kali yaa*
![]() |
| Kota Paris dengan Tour de Eiffle. Begitu indah dilihat pada malam hari. |
Mau
sepik–sepik dulu boleh yaa… Beberapa minggu yang lalu aku sempet baca 3 buku
yang berlokasi di Kota Paris, Autumn in
Paris, Gerimis di Arc de Triomphe dan
99 Cahaya di Langit Eropa. Tapi yang Autumn in Paris belum kelar, soalnya keburu
sakit hati gara – gara si Tatsuya yang ternyata adalah kakaknya si Tara,
padahal mereka udah dapet banget chemistry–nya, sedih banget pemirsa… Entah
kenapa aku suka banget ama cerita – cerita yang bernuansa Paris, apalagi yang
isinya tentang cerita cinta remaja kayak buku yang pas jaman SMA aku baca, trus
ampe dibikin filmnya, ya Eiffle I’m in
Love. Buseettt itu ceritanya so sweeeettt bangeud ampe ngebayangin aku yang
jadi si Tita nya wkwkwk… *hampir miriplah Tita ama Nita haha* Intinya, aku suka
banget ama Paris, yaa meskipun belum pernah menginjakkan kaki di kota itu, but
someday I’ll be there… Aamiin…
Oke
back to topic… Before, what do you think about Paris??? Tour de Eiffle, Musée
du Louvre, Notre Dame de Paris?? Atau cowok – cowok ganteng nan tinggi…???
Hehehe...
Selain
beberapa hal yang gue sebutin di atas, ternyata Paris, The City of Light, kota
paling romantis di dunia, menyimpan
beberapa hal yang sangat menakjubkan yang membuat aku terpana sekaligus galau
maksimal hahaha… melebihi galau karna gak di pekain kakak tingkat -_____- *oke ini curhat, maap*
JADI
PEMIRSAAAA…!!! *teriak pake toak* setelah aku baca novel karya Mbak Hanum
Salsabiela Rais dan suaminya Mas Rangga Almahendra, 99 Cahaya di Langit Eropa.
Ternyata di Eropa itu banyak sekali tempat bersejarah, termasuk sejarah
peradaban Islam… Wuuiiihh… *prokprokprok*. Dan dari beberapa tempat yang mereka
sebutin di novel – seperti Wina, Cordoba, Istanbul, Granada, de el el – ada
salah satu tempat yang bikin aku terpesona, ya itu tadi Kota Paris. Kenapa Paris??
Kenapa gak Cordoba atau Wina atau Granada?? Yaa suka – suka aku dong hehehe…
Alasan aku kenapa suka banget ama Kota Paris, karena eh karena disana terdapat
bangunan – bangunan penting yang sangat menakjubkan karena selain menyimpan
suatu keindahan, bangunan – bangunan tersebut juga menyimpan banyak sejarah,
terutama sejarah peradaban Islam yang tersembunyi. You’re so curious about
that, aren’t you? Let’s check this out…!!!
1. La Défense
Merupakan
sebuah distrik bisnis besar di Eropa. Letaknya terpusat pada jalan tol yang
mengelilingi commune Nanterre, Courbevoie dan Puteaux di departemen
Hauts-de-Seine. Distrik ini terletak di Sumbu Bersejarah Paris paling barat
(±10 km), yang mana berawal di Louvre di pusat Kota Paris dan melintasi
Champ-Élysées dan Arc de Triomphe. Di sekitar Grande Arche–nya setinggi 100m
dan Esplanade (le Parvis), distrik ini berisi beberapa bangunan tertinggi di
area urban Paris. La Défense merupakan disrtik terbesar di Eropa yang secara
khusus dibangun untuk bisnis.
![]() |
| La Défense, pusat bisnis di Eropa. Menghadap ke Arc de Triomphe. |
2. Arc de Triomphe de l’Étoile
a.k.a
Arc de Triomphe (Gapura Kemenangan) adalah monumen berbentuk pelengkung
kemenangan di Paris yang berdiri di tengah area Place de l’Étoile, di ujung
barat wilayah Champ-Élysées. Bangunan ini dibangun pada tahun 1806 hingga 1836
dibawah petintah Napoleon Bonaparte. FYI, design dari Arc de Triomphe ini
terinspirasi dari bentuk bangunan Arc of Constantine yang berada di Roma,
Italia. Namun bila dibandingkan, Arc de Triomphe ukurannya jauh lebih besar dua
kali lipat dari Arc of Constantine. Arc
de Triomphe merupkan one of the most famous monument in Paris
yang menjadi latar belakang ansamble perkotan di Paris. Terletak di bukit
Chaillot yang tepat berada di tengah konfigurasi persimpangan jalan raya
berbentuk bintang lima. Arc de Triomphe juga biasa disebut Simpang 12, karena
monumen ini jadi pusat dari 12 jalan itu. Jalan utamanya adalah Avenue des
Champ-Élysées. Jalan lainnya adalah Avenue Wagram, Avenue Kleber, Avenue de la
Grande Armee, Avenue Mac-Mohan, Avenue Foch, Avenue Marceau, Avenue de
Friedland, Avenue Victor Hugo, Avenue Carnot, Avenue Hoche, dan Avenue d’Lena.
Nah, data jalan di Simpang 12 yang gue sebutin itu dapet dari novel karya Mbak
Nunik Utami, Gerimis di Arc de Triomphe hahaha... *yakali gue ngarang -_-* nah
monumen ini juga jadi lokasi dari novel
itu, yaiyalah dari judulnya aja udah keliatan haha... Dibuku diceritakan bahwa Bunga janjian ama Darel, cowok idaman dia, trus Bunga
nungguin Darel disana ampe turun ujan gede banget, tapi Darel lupa akan
janjinya dengan Bunga, dia tak kunjung datang hingga Bunga menangis karena
sakit hati merasa dipermainkan oleh Darel *jahat banget ya Darel*. Kemudian
Pascal lewat dengan mobilnya dan gak sengaja liat Bunga disana, trus terjadi
adegan kejar – kejaran antara Bunga dan Pascal sampe akhirnya Pascal nganterin
Bunga pulang. Arc de Triomphe adalah monumen peringatan yang dibangun pada
tahun 1806 atas perintah Napoleon Bonaparte untuk menghormati tentara Perancis
yang berjuang selama Revolusi Perancis.
![]() |
| Arc de Triomphe de l’Étoile, dilihat pada malam hari. |
![]() |
| Arc de Triomphe de l’Étoile, dilihat dari atas yang menjadi pusat dari Simpang 12. |
![]() |
| Arc of Constantine di Roma, Italia. Bangunan yang menginspirasi design dari Arc de Triomphe. |
3. Avenue des Champ-Élysées
Secara
harfiah bermakna “Lapangan Elysum”, adalah sebuah avenue luas di ibu kota
Perancis, Paris. Champ-Élysées merupakan salah satu jalan yang paling terkenal
di dunia dengan bioskop, kafe, dan toko – toko khususnya yang mewah. Jalan ini
menjadi strip real estate termahal kedua di dunia (pertama di Eropa) setelah
Fifth Avenue di New York City. Namanya merujuk kepada Lapangan Elysum, kerajaan
kematian dalam mitologi Yunani. Champ-Élysées juga dikenal sebagai La Plus Belle Avenue du Monde (jalan
terindah di dunia), jalan ini juga sangat popular dengan orang–orang kaya dan
terkenal. Jalan ini memilikik panjang 2 kilometer melalui Arrondissement ke–8
di barat laut Paris, dari Palace de la Concorde di timur, dengan Obelisknya,
hingga Place Charles de Gaulle(sebelumnya bernama Place de l’Étoile) di barat,
tempat berdirinya Arc de Triomphe de l’Étoile.
![]() |
| Avenue des Champ-Élysées, dari Place de la Concorde. Dilihat dari atas Obelisk. |
4. Monumen Obelisk Mesir
Adalah
monumen tinggi, ramping bersisi empat yang dimahkotai kemuncak berbentuk
piramida. Obelisk purbakala biasanya terbuat dari monoloit atau batu tunggal,
sedangkan Obelisk modern dibangun dari batu dan memiliki ruangan di dalamnya.
![]() |
| Obelisk Mesir Kuno yang berasal dari Luksor berdiri di Place de la Concrode, Paris. |
5. Musée du Louvre
Adalah
salah satu museum terkenal, museum seni yang paling banyak di kunjungi dan
sebuah monumen bersejarah di dunia. Museum Louvre terletak di Rive Droite
Seine, Arondisemen pertama di Paris, Perancis. Museum ini bertempat di Istana
Louvre (Palais du Louvre) yang awalnya merupakan benteng yang dibangun pada
abad ke–12 di bawah pemerinthan Philip II. Pada tahun 1682, Louis XIV memilih
Istana Versailles sebagai kediaman pribadi dan meninggalkan Louvre untuk
selanjutnya dijadikan sebagai tempat untuk menampilkan koleksi-koleksi
kerajaan. Museum ini dibuka pada tanggal 10 Agustus 1793 dengan memamerkan 537 lukisan.
Karena masalah structural, museum ini ditutup pada tahun 1796 sampai 1801.
Jumlah koleksi museum ini meningkat di bawah pimpinan Napoleon dan museum ini
berganti nama jadi Musée Napoléon. Selama pemerinthan Louis XVIII dan Charles X
dan selama masa Imperium Perancis Kedua, koleksi museum ditingkatkan lagi dan
berhasil memproleh 20.000 koleksi. Dan mungkin sampai sekarang koleksinya teus
meningkat.
![]() |
| Museum Louvre di Istana Louvre, dengan Piramida Louvre yang berada didepannya. |
6. Arc de Triomphe du Carrousel
Sama
halnya dengan Arc de Triomphe de l’Étoile, namun ukuran bangunan ini dua kali
lebih kecil dan dibagian atas monumen ini terdapat patung Quardiga, kereta
perang Yunani kuno yang ditarik oleh 4 kuda berukuran sebenarnya. Kereta perang
itu ditunggangi perempuan yang diapit dua figur perempuan lain yang bersayap,
seperti figur malaikat.
![]() |
| Arc de Triomphe du Carrousel dengan Patung Quardiga yang menghadap ke timur tenggara, membelakangi La Défense |
Nah,
bila bangunan – bangunan penting tersebut dihubungkan, maka akan membentuk
garis lurus sempurna yang disebut “Axe
Historique” yang tepat membelah Kota Paris. Axe Historique atau garis
imajiner atau poros bersejarah merupakan sebuah jalur penuh monumen, bangunan
dan jalan yang membentang dari pusat Kota Paris. Bila kita terus menarik garis
lurus Axe Historique ke timur, terus sampai keluar Kota Paris dan benua lainnya
maka kita akan bertemu dengan Kota Mekkah, arah Kiblat, arah yang paling
istimewa bagi seluruh umat Muslim di dunia. And do you know, siapakah sosok
dibalik pembuatan garis imajiner tersebut?? He is Napoleon Bonaparte, seorang
kaisar Perancis…. Subhanallah keren yaa pemirsa… Dan jika dilihat dari atap Grande Arche, melewati
pencakar langit La Défense, maka akan semakin jelas terlihat Axe Historique. O
ya, Axe Historique ini disebut juga “Voie
Triomphale” yang artinya “Jalan Kemenangan”. WOW,,, how awesome it is…
![]() |
| Dari atap Grande Arche, melewati pencakar langit di La Défense, terlihat Axe Historique. |
Voie
Triomphale ini sengaja dibangun untuk merayakan kemenangan pahlawan besar
Perancis, Napoleon Bonaparte – si kaisar Perancis – sang penakluk Eropa.
Napoleon sendiri yang memerintahkan membangun 2 monumen besar berbentuk pintu
gerbang (kedua dari Arc de Triomphe) mengapit Avenue des Champ-Élysées. Pintu gerbang
sebagai simbol kemenangan dan pembebasan. Kemudian munculah bangunan tambahan
sepanjang garis antara 2 monumen tersebut. Yaitu Obelisk Mesir di tahun
1800-an, lalu disusul piramida Louvre dan pusat bisnis La Défense. Oalaaahh,,,
niat banget ya si Om bikin ini ckckck…
Mungkin
bukti semacam ini kali ya yang menjadi alasan orang – orang banyak yang
menganggap bahwa Napoleon adalah seorang Muslim atau “Mualaf”… Tapi gak sedikit
lho orang – orang yang bilang bahwa berita itu hoax alias bohong,, yakali
Napoleon pengen bikin sensasi biar makin eksis… >,< *dikira Syahrini kali
ya haha* Mau percaya atau enggak, itu sih terserah kalian hehehe… aku sih nulis
ini gak ada maksud apa – apa, just speak up my mind. Karna aku emang suka dan penasaran
ama yang namanya Kota Paris dengan segala keindahannya termasuk Axe Historique–nya
yang menyimpan sejarah yang begitu menakjubkan…
O
ya, aku juga sempet baca beberapa artikel di mbah gugel dan ternyata banyak dari
mereka menyebutkan bahwa Napoleon itu muslim dan menurut novel yang aku baca, Om
Napoleon membangun Arc de Triomphe du Carrousel setelah pulang dari
ekspedisinya menaklukan Mesir. Banyak kutipan sejarah yang mengatakan dia
begitu mengagumi sosok Nabi Muhammad dan Al-Qur’an… Tapi wallahualam, hanya
Gusti Allah yang tau…
So,
do you believe it?? It’s up to you…
Oke gaiisss,, cukup sekian yang
bisa aku share, semoga bermanfaat…
Bhaayyy… Lopyu muaahhh :*










Tidak ada komentar:
Posting Komentar