Selasa, 25 Februari 2014

Makalah Statistik Bisnis (Laporan Hasil Wawancara Mengenai Dampak Kenaikan Harga BBM Terhadap Harga Bahan Pokok)

MAKALAH STATISTIK BISNIS
LAPORAN HASIL WAWANCARA MENGENAI DAMPAK KENAIKAN HARGA BBM TERHADAP HARGA BAHAN POKOK



Description: http://onfireone.files.wordpress.com/2012/12/logo-ikopin.jpg

Oleh :

Fadlan Fadilah
: E1130010
Nita Hamidatul Amaliah
: E1130028





INSTITUT KOPERASI INDONESIA
PROGRAM DIPLOMA III

2013








KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan makalah ini yang alhamdulillah telah terselesaikan.
Makalah ini berisikan wawancara dengan sepuluh orang pedagang. Karakteristik serta perspektif wawancara ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang “Dampak Kenaikan Harga BBM Terhadap Harga Bahan Pokok”.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin.

Jatinangor, Februari 2014

Penyusun







BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Kenaikan BBM ini akan memberikan dampak yang nyata secara multi sektoral dan bukannya tidak mungkin akan mengarah pada gejolak multi dimensi. Kita akan membahas seberapa besar pengaruh kenaikan BBM dari beberapa faktor berikut ini.

Di bidang ekonomi, kenaikan BBM secara pasti akan menaikkan biaya operasional sehari-hari. Pengaruh yang sangat terasa adalah kenaikan biaya transportasi jalan raya, yang akan diikuti dengan kenaikan biaya listrik dan air, kenaikan tarif tol. Dan pada gilirannya akan berdampak pada kenaikan sembako.

Sudah menjadi tradisi, harga bahan kebutuhan pokok sudah naik terlebih dulu sebelum pemerintah memberlakukan harga baru BBM bersubsidi. Kenaikan harga bahan pokok juga akan berlanjut setelah BBM dinaikkan, sebagai dampak ikutan dari kenaikan biaya angkutan barang dan jasa.

B.     Tujuan
Tujuan diadakannya wawancara dengan pedagang adalah untuk mengetahui dampak dari kenaikan harga BBM terhadap harga bahan pokok saat ini.

C.    Narasumber
Ada sepuluh orang narasumber untuk di wawancara. Mereka semua adalah pedagang sembako di PUSERBA Jatinangor.

D.     Waktu dan Tempat
Wawancara dilakukan pada hari Kamis, 20 Februari 2014 di PUSERBA yang merupakan salah satu pasar tradisional di Jatinangor.




BAB II
ISI HASIL LAPORAN WAWANCARA

Kamis, 20 Februari 2014 kami melakukan wawancara dengan sepuluh orang pedagang sembako salah satu pasar tradisional di Jatinangor. Kami mewawancarai mereka mengenai dampak dari kenaikan harga BBM terhadap harga bahan pokok. Selain itu kami juga meminta pendapat mereka mengenai masalah ini dan bagaimana masalah ini berlangsung di tempat kerja mereka.

Dari sepuluh orang yang kami wawancara, rata – rata dari mereka menjawab dengan jawaban yang relatif sama. Mereka mengeluhkan masalah ini, karena dengan adanya kenaikan BBM ini, sangat berdampak pada harga bahan pokok yang mereka jual. Misalnya harga minyak goreng curah yang tadinya Rp. 10.000,00 per kilo sekarang menjadi Rp. 12.000,00 per kilonya. Hal itu sangat memberatkan masyarakat, terutama masyarakat menengah kebawah. Mereka harus pintar membagi penghasilan mereka agar bisa membeli kebutuhan pokok.

Kenaikan harga bahan pokok sudah mulai terasa dari dulu, sebelum menjelang tahun baru. Banyak reaksi yang ditimbulkan konsumen saat mengetahui terjadi kenaikan harga, mereka cenderung komplen kepada pedagang tetapi tetap membeli walaupun sedikit. Selain itu, kenaikan harga dan tersendatnya suplai barang pun mempengaruhi jumlah penjualan, karena barang yang tersendat di jalan kualitasnya menjadi buruk sehingga sangat berpengaruh terhadap omzet pendapatan.

Ketika menjelang ramadhan, biasanya puncak kenaikan harga sembako terjadi dua minggu sebelum ramadhan dan itu pun tetap berlangsung sampai menjelang hari raya Idul Fitri.



  
BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Dari hasil wawancara diatas dapat disimpulkan bahwa kenaikan harga BBM benar–benar sangat berdampak terhadap harga bahan pokok. Selain merugikan pedagang dan konsumen (terutama konsumen menengah ke bawah), juga berdampak pada jumlah penjualan dan omzet penghasilan.

B.     Saran
Kita sebagai masyarakat Indonesia harus bisa menghimbau kepada pemerintah untuk menstabilkan harga bahan pokok. Kenaikan harga itu boleh saja, tetapi jangan terlalu tinggi. Pemerintah juga harus memikirkan ekonomi masyarakat menengah ke bawah, karena mereka harus pintar mengatur keuangan mereka agar bisa membeli kebutuhan pokok.





LAMPIRAN

·         Panduan Wawancara

Alokasi Waktu
Pertanyaan dan Tujuan Wawancara
1 – 2 menit
Tujuan
Membuka Wawancara
·         Memperkenalkan diri kami.
·         Terima kasih kepada Bapak/Ibu atas waktunya.
·         Menyatakan tujuan untuk memperoleh informasi mengenai dampak kenaikan harga BBM.
5 menit
Pertanyaan 1
Kan saat ini sedang terjadi kenaikan BBM, apakah itu berdampak terhadap harga sembako?
5 menit
Pertanyaan 2
Bagaimana dengan harga beras dan minyak goreng?
5 menit
Pertanyaan 3
Apakah sudah mulai terasa kenaikan harga bahan – bahan pokok?
5 menit
Pertanyaan 4
Bagaimana reaksi konsumen saat mengetahui terjadi kenaikan harga?
5 menit
Pertanyaan 5
Apakah kenaikan harga dan tersendatnya suplai barang mempengaruhi jumlah penjualan?
5 menit
Pertanyaan 5
Nah, kalau menjelang Ramadhan kapan puncak kenaikan harga terjadi?
10 menit
Ringkasan
·         Kita sudah membicarakan tentang masalah kenaikan BBM yang berdampak pada kenaikan harga bahan pokok.
·         Sebelum wawancara ini , mungkin Bapak/Ibu ada saran – saran terkait masalah ini
·         Baiklah Bapak/Ibu, terimakasih atas waktu dan informasinya. Semoga dagangannya selalu laris ya Bapak/Ibu.
43 menit
Alokasi waktu untuk tujuan dan pertanyaan


  

·         Wawancara Dengan Salah Seorang Pedagang

v  Identitas Narasumber
Nama         : Entin
Pekerjaan   : Pedagang
Alamat      : Jatirongke Kec. Jatinangor

Q :
Kan saat ini sedang terjadi kenaikan BBM, apakah itu berdampak terhadap harga sembako?
A :
Iya berdampak, akibatnya harga bahan pokok menjadi naik.
Q :
Bagaimana dengan harga beras dan minyak goreng?
A :
Harga beras masih stabil, tetapi minyak goring harganya naik dari Rp. 10.000,00 per kg sekarang menjadi Rp. 12.000,00 per kilonya.
Q :
Apakah sudah mulai terasa kenaikan harga bahan – bahan pokok?
A :
Sudah, karena di pasaran harga bahan pokok mulai dari sayuran dan lain – lain pun sudah terasa kenaikannya.
Q :
Bagaimana reaksi konsumen saat mengetahui terjadi kenaikan harga?
A :
Mereka cenderung komplen, tetapi tetap membeli walaupun sedikit.
Q :
Apakah kenaikan harga dan tersendatnya suplai barang mempengaruhi jumlah penjualan?
A :
Sangat mempengaruhi, karena selain harga mahal terkadang permintaan terhadap barang pun naik sedangkan persediaan barang dagang hanya sedikit
Q :
Nah, kalau menjelang Ramadhan kapan puncak kenaikan harga terjadi?
A :
Biasanya sih 2 minggu sebelum Ramadhan, tapi tetap berlangsung sampai menjelang hari raya Idul Fitri.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar